ASBABUN NUZUL
MAKALAH ULUMUL QUR’AN
“Asbabun Nuzul”
SEBAB TURUNNYA AYAT AL QUR’AN
Disusun Oleh :
Kelompok 1(satu)
·
SITI MAIRHOZA B1061151015
·
REZA SAPUTRA B1061151004
·
ARINA AZWANI B1061151032
·
MASWATI B1061151038
·
NENTAN B1061151026
Jurusan :
Ekonomi Islam
FakultasEkonomi
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
KATA
PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan seru
sekalian alam. Shalawat serta salam semoga selalu dilimpahkan-Nya kepada Nabi
Muhammad SAW yang diutus sebagai rahmat bagi sekalian alam, beserta keluarga
dan para sahabatnya serta para pengikutnya yang selalu setia sampai hari
kemudian.
Makalah ini kami buat dengan maksud
untuk menyelesaikan tugas kami mengenai Asbabun Nuzul Qur’an. Kami berharap
ringkasan materi dalam bentuk makalah ini akan bermanfaat dan dapat memperluas
ilmu pengetahuan.
Dan tak lain
yang kami haraokan adalah syafaat, berkah darimu ya Muhammad. Semoga kita
selalu dalam lindungan Illahi Rabbil Izzati, dan mampu meneladani kemuliaan
akhlakmu yang teruntai di dalam sunnah-nabawiyahmu. Aamiin Ya Rabbal Aalamiin.
DAFTAR ISI
Halaman
Judul..................................................................................................... i
Kata Pengantar..................................................................................... ii
Daftar Isi.............................................................................................. iii
BAB I : PENDAHULUAN................................................................ 4
1.1 Latar
Belakang...............................................................
1.2 Tujuan
Penulisan............................................................
1.3 Manfaat
Penulisan..........................................................
BAB II : PEMBAHASAN..................................................................
2.1 Pengertian Asbabun Nuzul...........................................
2.2 Sebab-sebab turunnya Al-Qur’an.................................
2.3 Pembagian penurunan ayat Al-Qur’an.........................
2.4 Manfaat mempelajari Asbabun Nuzul..........................
BAB III : PENUTUP...........................................................................
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Al Qur’an adalah mukjizat bagi umat
islam yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada umat
manusia. Al-Qur’an sendiri dalam proses penurunannya mengalami banyak proses
yang mana dalam penurunannya itu berangsur-angsur dan bermacam-macam nabi
menerimanya. Kita mengenal tanggal turunnya Al-Qur’an sebagai tanggal 17
Ramadhan (27 Rajab). Maka setiap tanggal 17 Ramadhan kita mengenal yang namanya
Nuzulul Qur’an yaitu turunnya Al-Qur’an.
Mengetahui latar
belakang turunnya ayat-ayat Al-Qur’an, akan menimbulkan perspektif dan menambah
ilmu pengetahuan baru. Dengan lebih mengetahui hal tersebut maka kita akan
lebih memahami arti dan makna ayat-ayat itu dan akan menghilangkan keraguan
dalam menafsirkannya. Dalam penurunan Al-Qur’an terjadi di dua kota yait.u
Mekkah (Makkiyah) dan Madinah (Madaniyah)
1.2
Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan
dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
ü
Untuk mengetahui pengertian dari
Asbabun Nuzul
ü
Untuk mengetahui macam-macam dari
Asbabun Nuzul
ü
Untuk mengetahui manfaat dari
Asbabun Nuzul
1.3
Manfaat
Penulisan
ü
Memberi pengetahuan baru tentang
Asbabun Nuzul
ü
Memberi pengetahuan untuk
mempermudah menafsitkan Al-Qur’an
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian
Asbabun Nuzul
Secara
etimologis (Bahasa) Asbabun Nuzul berasal dari dua kata, yaitu : ”Asbab” yang berarti Sebab & “Nuzul” berasal dari kata Nazala yang berarti Turun. Dengan demikian Asbabun Nuzul dapat diartikan sebagai suatu
konsep, teori, atau berita tentang sebab-sebab turunnya wahyu tertentu dari
Al-Qur’an kepada Muhammad, baik berupa satu ayat maupun rangkaian ayat.
Secara
Terminologi (istilah) Asbabun Nuzul adalah suatu peristiwa yang menyebabkan
turunnya ayat-ayat Al-Qur’an untuk menerangkan status hukumnya, baik berupa
“peristiwa” maupun “pertanyaan”.
2.2
Sebab-Sebab
Turunnya Al-Qur’an
Asbabun Nuzul ada kalanya berupa peristiwa
atau juga berupa pertanyaan, kemudian asbabun nuzul yang berupa peristiwa
terbagi menjadi 3 macam, yaitu:
1.
Peristiwa Pertengkaan
Seperti
kisah turunnya Ali Imran : 100
Yang bermula dari adanya
perselisihan oleh kaum Aus dan Khazrai hingga turun ayat 100 dari surat Ali
Imran yang menyerukan untuk menjauhi perselisihan.
“Hai orang – orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian
dari orang – orang yang diberi Al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu
menjadi orang kafir setelah kamu beriman”.
2.
Peristiwa berupa kesalahan yang serius
Seperti kisah
turunnya surah An-Nisa’ : 43
saat itu ada seorang imam
sholat dalam keadaan mabuk, sehingga salah mengucapkat surah Al-Kafirun, dan
kemudian turunlah surah An-Nisa’ dengan perintah untuk menjauhi sholat dalam
keadaan mabuk.
“Hai orang
– orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk,
sehingga kamu tidak mengerti apa yang kamu ucapkan…
3.
Peristiwa karena suatu hasrat atau
cita-cita
Sedangkan
peristiwa yang berupa pertanyaan dibagi menjadi tiga, yaitu:
1.
Pertanyaan tentang masa lalu,
seperti :
“Mereka akan
bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: “aku akan bacakan
kepadamu cerita tentangnya”. (Q.S Al-Kahfi: 83)
2.
Pertanyaan yang berhubungan dengan
sesuatu yang sedang berlansung pada waktu itu seperti ayat:
”Dan mereka
bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk utusan Tuhan-ku,
dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. (Q.S Al-Isra’:
85)
3.
Pertanyaan tentang masa yang akan
dating
“(orang-orang
kafir) bertanya kepadamu (Muhammad)tentang hari kebangkitan, kapankah
terjadinya?”.
2.3
Pembagian
penurunan ayat Al-Qur’an
Penurunan ayat Al-Qur’an terbagi
menjadi 2 yaitu:
a.
Penurunan ayat tanpa sebab (punca)
Yaitu
yang tidak didahului oleh sebab-sebab yang memerlukan penjelasan Al-Qur’an.
Contoh (At-Taubah 9:75).
“Dan
di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah “sesungguhnya jika
Allah memberikan sebagian kurniaNya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah
dan pastilah kami termasuk orang-orang yang salih.”
Ayat ini turun tanpa sebab tertentu
kecuali untuk menerangkan keadaan sesetengah golongan munafik.
b.
Penurunan bersebab (berpunca)
Yaitu yang
didahului oleh sebab-sebab yang memerlukan penjelasan Al-Qur’an. Sebab (perpunca)
itu pula terdiri daripada beberapa bentuk:
a.
Soalan yang dijawab oleh Allah
Ta’ala. Contoh (Q.S Al-Baqarah 2:189).
b.
Peristiwa yang memerlukan keterangan
dan peringatan. Contoh (At-Taubah 9:65)
c.
Perbuatan yang memerlukan hukum.
Contoh (Al-Mujadilah 58:1)
2.6 Manfaat Mempelajari Asbabun Nuzul
Berdasarkan pendapat Ibnu Taimiyah. Beliau mengetahui sebab
turunnya ayat-ayat Al-Qur’an akan membantu seseorang itu memahami kandungan
makna dan kejelasan ayat-ayat tersebut. Memahami Asbabun Nuzul sangat besar
pengaruhnya dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an.
Berikut faedah (manfaat)
dari mempelajari Asbabun Nuzul:
1.
Dapat mengetahui hikmah
disyari’atkannya hukum. Imam Al-Wahidi mengatakan, “Tidak mungkin orang bias
mengetahui tafsir suatu ayat tanpa mengetahui kisah dan penjelasan mengenai
turunnya lebih dahulu”.
2.
Kekhususan hukum dapat disebabkan
oleh sebab tertentu. Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mengetahui Asbabun Nuzul sangat
membantu untuk memahami ayat. Sesungguhnya dengan mengetahui sebab akan
mendapatkan ilmu musabbab”.
3.
Mengetahui nama orang, dimana ayat
diturunkan berkaitan dengannya, dan pemahaman ayat menjadi lebih jelas.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Dari uraian diatas dapatlah kita menarik
kesimpulan bahwasanya Al-Qur’an mengandung banyak nilai-nilai kehidupan maka
dari itu kita patutlah mempelajarinya. Al-Qur’an sebagai mukjizat yang
dianugrahkan kepada nabi Muhammad adalah salah satu kitab Allah yang paling
sempurna diantara kitab suci yang lain. Al-Qur’an diturunkan kepada nabi
Muhammad melalui beberapa cara yang mana dalam penurunan Al-Qur’an itu sendiri
diberikan secara berangsur-angsur atau bertahap.
Sebagai
muslim sepantasnya lah kita mencintai, memelihara, mempelajari segala
nilai-nilai yang terdapat pada Al-Qur’an dengan cara banyak membacanya dan
mengamalkan nilai yang ada didalamnya. Maka untuk itu marilah kita bersama-sama
berusaha untuk memahami apa yang terkandung dalam Al-Qur’an sebagai kitab suci
kita. Mempelajari Asbabun Nuzul sangat bermanfaat dalam memahami ayat-ayat yang
ada di dalam Al-Qur’an.
DAFTAR
PUSTAKA
Abdul Wahid, Ramli. 1994. Ulumul
Qur’an. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada
Thamrin, Husni. 1982. Muhimmah
Ulumul Qur’an. Semarang: Bumi Perkasa
Syadali, Ahmad. 1997. Ulumul Qur’an
1. Bandung: CV.Pustaka Setia
Komentar
Posting Komentar